Harapan

HARAPAN adalah hal yang melekat pada setiap makhluk hidup di dunia ini. Baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Semuanya melekat pada harapan. Setidaknya sebuah kebenaran menyatakan hal tersebut, yang menyatakan bahwa harapan pun ada melekat pada makhluk hidup selain manusia: “Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

HARAPAN adalah pernyataan tentang hidup.
Bagi yang hidup perlu beralaskan harapan.

Adakah engkau pernah memikirkan mereka, manusia, yang putus harapan?
Adakah ada hati dan doa yang pernah terselip mengusahakan harapan bagi mereka?

 

Memberi Lebih

Banyak orang mengeluh saat ini adalah masa yang sulit. Ketika pandemi meluas dan krisis mulai terjadi semua yang diupayakan dalam pekerjaan terasa sulit dan membuat orang menjadi serba perhitungan. “Ah.. nggak usah bantu dia.. kita aja susah…” atau “..udah..cukup.. sedikit aja ngasih nya… nanti kita rugi..

Sepintas dilihat dari kondisi dan situasi terlihat memang apa yang terjadi wajar dan biasa saja.

Tapi tahukah apa yang ditabur, itu juga yang akan dituai?

Ketika memberikan lebih dari yang diminta, melakukan service dari hati, atau menyelipkan
“empati” dalam setiap pekerjaan, orang di sekitar tentu saja dapat merasakan energi positif tersebut.

Memberi lebih tentu saja tidak bisa terasa sekarang dampaknya. Tapi ketika waktu berjalan melewati kondisi sulit dan menengok ke belakang, hanya ada satu kata yang terucap… “itu bukanlah hal yang sia-sia…

Ngantor

Setiap orang kepingin kerja. Atau istilah yang sering dipakai adalah setiap orang kepingin pergi ngantor! Wkwkwkwk…. Kantor jadi identitas sosial yang paling dicari orang. “Kantornya di mana?” Jawabannya jadi sesuatu banget! Kalau lokasi kantornya “jelas” alias gampang dikenalin atau ada di daerah elite/downtown, maka jawabnya pasti tidak ragu-ragu! Malah jawabnya sambil ngegas poll!

Lalu, kalau kantornya ada di mana gituuu… yang gak banyak orang tahu, volume jawabannya sontak agak pelan. Sampai yang bertanya ulang: “hah?? di mana??”
Tapi sebenarnya ilustrasi ini tidak sepenuhnya benar.
Percaya diri atau tidak, seharusnya tidak dipengaruhi oleh label kantor.

Kita, kamu dan aku bisa ngantor di mana saja! Bahkan di rumah pun kita bisa ngantor. Kenapa engga? Toh yang penting menghasilkan dan kita puas atas hasil pekerjaan kita. Kamu pikir aku ngantor di mana? Hayo tebak! wkwkwkwk…

 

 

 

Jarak Pandang

Ketika dulu aku masih berputar-putar dengan permasalahan dosa yang memang tidak mau aku selesaikan, jarak pandangku tentang masa depan sangatlah buram! Karena yang aku lihat nyata hanyalah permasalahan dan permasalahan belaka! Kondisi itu membuat diriku jenuh dan enggan melanjutkan kehidupan.

Aku juga menemukan banyak anak muda yang hidupnya seperti aku dulu. Yaitu punya pandangan yang buram tentang masa depan. Apakah kamu juga begitu? Tidakkah kamu mau melihat hidupmu dengan kacamata yang lebih jernih?

Cobalah kamu berbicara pada Tuhan. DIA adalah pusat perubahan. DIA adalah terang bagi masa depan kita; aku dan kamu.

 

 

Fresh!

Awal hari kita butuh fresh. Jelang akhir hari, sometimes, kita pun mengejar yang fresh agar bisa beristirahat dengan nyaman.

Namun banyak orang memulai hari dengan suntuk, dan menutup hari juga dengan hati yang terkatup! Seakan tidak ada kesegaran yang menjadi energi memulai hari.

Bagaimana kita bisa fresh? Apakah kita menunggu begitu saja agar fresh atau kita bisa membuatnya agar kita dapat mengawali dan menutup hari dengan fresh?

en_US